Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Manfaat Penting Kelola Stock Opname dalam Bisnis Ritel



Saat ini, bisnis ritel sudah menjamur dan menjadi salah satu opsi untuk membuka usaha. Mengurus bisnis ritel bukanlah perkara yang mudah. Terutama jika sudah berurusan dengan stok barang.

Di dalam dunia ritel, dikenal dengan yang namanya stock opname. Stock opname adalah metode pencocokan stok barang yang ada pada buku dengan yang ada pada riilnya. Terkadang, ada selisih atau perbedaan stok pada gudang dan jurnal. Maka dari itu mengelola stock opname sangat penting kedudukannya di sini.

Untuk Anda yang baru saja terjun di bisnis ritel, ilmu kelola stock opname dalam bisnis ritel harus Anda pelajari sedini mungkin.

Manfaat Kelola Stock Opname dalam Bisnis Ritel

Mengelola stock opname dalam bisnis ritel membawa banyak manfaat bagi pelaku usaha. Selain itu, pengelolaan stock opname yang baik menjadi salah satu indikator bagusnya manajemen usaha ritel tersebut.

Mengetahui Jumlah Stok Barang Terupdate

Ada tiga waktu untuk menghitung stok barang, yaitu harian, periodik, dan tahunan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Menghitung stok harian bisa diterapkan untuk usaha yang setiap harinya terjadi transaksi jual beli, misalnya toko sembako. Kelebihannya, stok akan ter-update secara aktual setiap harinya. Sehingga bisa melihat, berapa jumlah barang yang terjual dan barang yang stoknya menipis.

Resiko terjadinya selisih barang sangat minim jika menggunakan jenis perhitungan yang satu ini. Namun, cara ini akan melelahkan karena setiap hari harus melakukan pencatatan yang ketat.

Kemudian, ada juga pencatatan periodik. Biasanya pencatatan ini dilakukan tiap tiga atau empat bulan sekali. Metode ini cocok untuk jenis usaha yang tidak terlalu besar.

Dan yang terakhir adalah tahunan. Khusus untuk yang tahunan ini, biasanya dipergunakan untuk perusahaan besar yang memiliki banyak barang. Pencatatan dilakukan pada akhir tahun saat penutupan pembukuan.

Kelemahan dari pencatatan tahunan adalah resiko selisih barang yang tercatat pada jurnal dan yang ada pada gudang lebih besar. Karena stok barang hanya dicek satu tahun sekali.

Mencegah Deadstock

Melakukan stock opname juga dinilai bisa mencegah terjadinya deadstock. Deadstockadalah penumpukan barang yang dalam jangka waktu yang lama. Dengan melakukan stock opname, akan terpantau dengan jelas mana barang yang sudah mendekati expired.

Sehingga bisa dijual murah atau dikeluarkan terlebih dahulu. Atau untuk menentukan strategi penjualan lain agar barang yang sudah lama menumpuk bisa segera terjual. Dengan begitu, usaha ritel Anda akan terhindar dari kerugian yang besar.

Monitor Stok di Outlet Lain

Manfaat opname stock akan sangat kentara ketika memiliki outlet lebih dari satu. Jika outlet X mengalami kekosongan produk, Anda bisa menyarankan pelanggan untuk ke outlet lain yang jumlah stoknya masih tersedia.

Dengan begitu, Anda bisa meningkatkan penjualan secara merata di semua outlet yang tersedia. Selain itu, melakukan opname stock akan memudahkan proses restockbarang untuk outlet yang kehabisan barang.

Saat ini, banyak aplikasi yang bisa membantu kelola stock opname dalam bisnis ritel. Sebagai usaha ritel yang baru terjun, keberadaan aplikasi stock opname akan sangat memudahkan.

Namun, Anda perlu menyiapkan SKU (Stock Keeping Unit) atau kode unik untuk setiap barang yang dijual. SKU akan mempermudah mendeteksi barang apa saja yang sudah terjual dan yang masih tersisa.

Itulah penjelasan singkat dan beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan stock opname. Yuk, mulai terapan stock opname pada usahamu mulai sekarang!