Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Rebound Saham dan Seluk Beluknya

 


Saham adalah salah satu instrumen investasi yang memberikan return paling tinggi. Perlu Anda ketahui bahwa di dalam dunia saham, Anda perlu mengetahui beberapa istilah untuk membantu Anda dalam berbisnis saham.

Ada beberapa istilah saham yang mungkin masih banyak orang yang belum mengerti. Khususnya bagi para investor saham pemula atau para trader yang masih belajar mengenai istilah-istilah penting di dalam dunia saham.

Di dunia saham, Anda akan mengupayakan segala sesuatu untuk bisa mendapatkan keuntungan dengan berinvestasi di instrumen yang satu ini. Tentunya ketika berbicara mengenai saham, Anda harus mengetahui apa itu istilah rebound, buy back, dan yang lainnya. Pada artikel kali, kami akan membahas sedikit mengenai rebounddi dalam saham. Mari simak pembahasan berikut ini.

Apa Itu Rebound Saham?

Rebound adalah salah satu kegiatan untuk membeli saham di mana harga saham tersebut sebenarnya sudah jatuh ataupun mengalami koreksi pada suatu saham. Rebound bukan merupakan suatu ketetapan untuk melihat trend market yang bullish ataupun up trend.

Istilah yang satu ini mengacu kepada para perilaku trader atau investor saham yang membeli saham ketika mereka melihat harga saham yang sudah terdiskon. Banyak trader maupun investor yang melihat suatu celah ataupun indikasi yang menyakini mereka bahwa harga saham akan naik kembali. Oleh karena itu, banyak dari mereka yang melakukan pembelian sehingga harga saham berangsur-angsur mulai naik.

Akan tetapi, reboundpada saham bukanlah suatu hal yang memastikan bahwa harga saham tersebut akan naik dan membentuk trend bullish. Ada beberapa investor maupun trader yang melakukan rebound dengan terjebak kepada euphoria di dalam harga saham tersebut.

Maka dari itu, Anda harus mengetahui kapan hal terbaik ketika melakukan rebound. Karena ketika Anda tepat melakukan rebound di harga tertentu, maka Anda bisa mendapatkan cuan di dunia saham.

Kapan Sebaiknya Mengambil Cuan dari Rebound Saham?

Rebound merupakan sesuatu yang terjadi ketika harga saham sudah mengalami koreksi dalam jangka waktu tertentu. Semua ini disebabkan karena adanya hal yang disebut sebagai fundamental dari perusahaan tersebut.

Tentunya seperti yang Anda ketahui bahwa sentimen pasar bisa mempengaruhi pergerakan saham. Sehingga hal ini bisa membuat beberapa harga saham mengalami koreksi yang jauh serta bisa mengakibatkan adanya kesempatan untuk rebound di dalam harga saham tersebut.

Lalu kapan sebaiknya Anda bisa mengambil profit dari rebound saham? Anda bisa mengambil keuntungan ketika saham tertentu sedang mengalami rebound dengan menggunakan analisa teknikal.

Analisa teknikal yang digunakan oleh para trader maupun investor saham tentunya memiliki analisa yang berbeda-beda. Gunakan analisa yang paling Anda bisa, lalu lihatlah semua pergerakan grafik saham dan tentukan di mana titik terendah atau support untuk dijadikan sebagai asumsi bahwa di harga tersebut merupakan harga saham untuk rebound.

Ketika Anda sudah menganalisa dan melihat semua indikasi harga terendah bagi saham untuk berakhir dan melakukan rebound, maka di harga itulah Anda harus bisa masuk ke dalam saham dengan membeli beberapa lot saham dan menghasilkan profit di dalamnya.

Anda juga harus mengetahui beberapa level harga di dalam history pergerakan saham sebelumnya. Baik history di hari sebelumnya, bulan sebelumnya, ataupun tahun sebelumnya. Histori harga tersebut bisa memberikan kita pandangan pergerakan saham dan bisa menentukan titik terendah dimana saham pernah "memantul" dan melakukan rebound. Oleh karena itu, Anda bisa melihat beberapa history saham sebelumnya untuk menambahkan analisa teknikal Anda dalam mengamati pergerakan saham berikutnya.

Demikian pembahasan mengenai rebound saham. Semoga bisa dijadikan sebagai referensi.